About

gomedan

Hari ini sudah lebih dari 100 tahun hengkangnya pasukan Napoleon dari bumi Rusia, ia pergi meninggalkan kota bersama cerita-cerita simpang siur di sudut kotanya. Salah satunya adalah makanan khas turunan dari keluarga bangsawannya di Perancis, Ia adalah anak ke dua dari keluarga bangsawan terhormat di seluruh daratan Perancis hingga ke Swiss, Ibunya yang bernama Maria Letizia Ramolino selalu menghadirkan roti berisikan pastry sebagai makanan pembuka di pagi hari untuk mereka, yang selalu akan di dampingi coklat hangat ataupun kopi kental panas.

Sedangkan, kala itu hampir lebih dari ribuan masyarakat miskin mati kelaparan sebab kedinginan dan penindasan.

Jendral Mikhail Kutuzov adalah pahlawan yang sanggup mengusir Napoleon bersama sekutunya, dan bertekuk lutut untuk tidak menginvensi Rusia dari sisi ekonomi maupun kebijakan liberalisasi yang di bawa olehnya.

Hengkangnya Napoleon di dengar hingga ujung rusia dan pesta di rayakan dari berbagai lapisan masyarakat, seorang mantan juru masak keluarga Bonaparte yang berwarga negara Rusia pun menyalurkan bahagianya dengan membuat Roti Pastry keluarga Napoleon sebagai bentuk terimakasihnya dan di bagi-bagi pada masyarakat miskin dan kelaparan.

Kini Napoleon hadir jauh sejak kejadian di utarakan, menapak bumi dan tanah Deli melalui Medan Napoleon yang jadi Idaman. Di ilhami semangat juang masyarakat rusia, dan persamaan hak bahwasannya tak perduli kasta, kalangan, maupun kedudukan. Tetap kau satu, sama-sama manusia yang akan kembali pada tuhannya.

Tak perlu memperbanggakan, hanya perlu membersamakan.

Seperti Semangat Medan Napoleon, yang hadir dan dapat di rasakan dari berbagai kalangan.